Bismillah
Momen kumpul keluarga yang aku suka adalah saat di perjalanan dan makan bersama di luar. Satu mobil berisi sepuluh orang. Aku melihat semuanya tumbuh dan berkembang, sebab mobil terasa semakin sempit di tiap perjalanannya. Dan juga obrolan di meja makan yang tiap hari makin berbobot.
Di rumah, kami jarang kumpul. Semua anak ibu sedang di masa punya kesibukan masing-masing, tinggal 2 bocah kecil yang sering main di rumah.
Si sulung kadang ada di rumah, tapi kalau di rumah kerjanya nonton dan diam di kamar atau bantu masak. Si anak kedua, gadis yang suka pergi pagi pulang malam, bahkan kadang tidak pulang, begitu pula si anak ketiga yang lagi macem-macem ikut kegiatan di kampus. Si anak keempat, sejak punya motor, setelah pulang sekolah atau lagi libur pasti pergi. Si anak kelima, sering kongkow sama temen-temennya. Si anak keenam, lagi ingin main2 juga ke rumah temennya. Lalu saat datang ke rumah, yang tersisa hanys capek, lelah, lapar, dan ngantuknya. Lalu besok beraktifitas lagi. Padahal, anak ibu dan bapak tidak ada yang merantau, semua pulang ke rumah.
Cara ibu menyatukan kami semua adalah pergi dari rumah di hari libur bareng-bareng, dengan alasan si bungsu mau jalan-jalan. Kadang kalau bukan hari libur, ada aja satu dua yang absen. Tapi kalau lebaran gini, semua jadi harus ikut. "Anak ibu sudah besar-besar. Kapan lagi kan bisa pergi bareng-bareng, sebelum nanti punya keluarga masing-masing?"
Justru dalam mobil lah aku jadi tahu perkembangan adik-adikku. Dan saat nakan bersama di luar, aku jadi tahu kesibukan masing-masing, sebab walau di rumah, kami tidak pernah makan di meja yang sama, di waktu yang sama.
Ah, aku suka momen begini. Mensyukuri punya kakak yang sayang sama semua adiknya, punya adik yang bisa diandalkan dan jadi penyejuk hati kalau punya masalah-masalah mumet di kampus, menerima aku yanh cerewet tapi tetep diladenin bercandaannya, dan kedua orangtua yang selalu mendengarkan keinginan-keinginan kami sambil menaruh harapan di dalamnya.
Ya Allah, jagalah kami dan pertemukanlah kami di surga kelak.
Bandung, (untuk) 28 Ramadhan 1438
#RamadhanInspiratif
#Challenge
#Aksara
Komentar
Posting Komentar